Global Site

Selamat Hari Buruh Internasional, Salam Pekerja Sejahtera

May Day atau peringatan hari buruh internasional yang dirayakan setiap tanggal 1 Mei, memiliki sejarah perjuangan buruh yang panjang. Diawali dengan tuntutan hak atas jam kerja dan akomodasi yang layak oleh sekelompok pekerja di Chicago, Amerika Serikat yang berujung pada insiden bom / ledakan pada 1988. Sampai dilarangnya May Day diperingati di Indonesia saat era kepemimpinan Presiden Soeharto, hingga ditetapkan kembali menjadi hari libur nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014.

Peringatan May Day 2019 yang dikoordinasi oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengangkat isu kesejahteraan buruh serta demokrasi yang jujur dan damai. Isu ini diangkat, karena pada dasarnya perjuangan serikat buruh adalah untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan isu demokrasi menjadi pentin karena bertepatan dengan tahun politik.

Pada prakteknya sendiri di PT Kubota Indonesia, kesejahteraan dan demokrasi bagi pekerja merupakan hal penting yang diutamakan oleh serikat pekerja dan perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana setiap aspirasi, keluhan maupun permasalahan yang dihadapi oleh pekerja didengar oleh perusahaan yang dijembatani oleh serikat pekerja seperti yang disampaikan oleh Bapak Toyibi selaku Ketua Serikat Pekerja PT Kubota  Indonesia periode 2019 – 2023.