Persaingan dunia industri yang begitu ketat terus memacu setiap perusahaan untuk berinovasi dan mengembangkan teknologi, guna melahirkan produk baru yang diminati oleh pasar. Inovasi teknologi di dunia industri yang begitu cepat ini berusaha ditularkan oleh pemerintah ke dunia pendidikan, salah satunya melalui program kerjasama Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) dengan usaha dan industri (DUDI) yang diatur dalam Keputusan Mendikbud Nomor 0490/1992. Program kerjasama ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan nasional, karena transfer ilmu pengetahuan antara industri dan pendidikan dapat mengoptimalkan perkembangan sumber daya manusia yang menjadi aset dalam pembangunan nasional.
Seperti yang dilakukan oleh Kementrian Pendidikan melalui workshop “Penyelarasan Kejuruan Melalui Pengembangan Kerjasama antara SMK dengan DUDI” pada 15 Desember 2016. Pada kegiatan itu diselenggarakan penandatanganan MOU antara Kubota dengan SMK PGRI 2 Ponorogo, serta pembukaan bengkel resmi Kubota yang dikelola oleh SMK PGRI 2 Ponorogo. Hal ini merupakan wujud nyata kerjasama dan dukungan Kubota sebagai pelaku indistri pada dunia pendidikan. Sebanyak 29 SMK perwakilan yang hadir dari daerah Bima, Lombok, Banten, Yogykarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur juga berharap dapat bekerjasama dan menjadi SMK Binaan Kubota selanjutnya. Bersama Kubota SMK Bisa !
