“Nenek moyangku seorang pelaut, gemar mengarung luas samudra. Menerjang ombak tiada takut, menempuh badai sudah biasa”, begitulah penggalan lirik lagu yang sudah akrab di telinga sejak jaman kanak-kanak. Lagu berjudul “Nenek Moyangku Seorang Pelaut” ini sekaligus menggambarkan sejarah mata pencaharian rakyat Indonesia. Luas laut yang mencapai 3/4 bagian dari luas wilayah negara dan garis pantai terpanjang ke-empat di dunia mencapai 95.181 km, membuat Indonesia memiliki potensi besar pada keanekaragaman hayati laut. Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Indonesia kepada nelayan dan wujud rasa syukur atas kekayaan laut yang berlimpah, maka ditetapkan tanggal 6 April sebagai Hari Nelayan Nasional.
Namun sayangnya setelah 53 tahun merayakan peringatan ini, masih saja di temukan permasalahan klasik mengenai kesejahteraan nelayan. PT Kubota Indonesia selaku produsen mesin diesel Kubota yang menjadi primadona untuk mesin penggerak perahu nelayan sejak tahun 90’an, turut berupaya untuk membantu peningkatan hasil tangkapan. Dengan semakin maju dan berkembang usaha nelayan, maka Indonesia akan semakin jaya, Selamat Hari Nelayan Nasional.
