Semarang (10/11) – Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November sejak 1945, ditujukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah bersedia mengorbankan segenap jiwa raga untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Penetapan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan didasari pada peristiwa pertempuran antara para pejuang Indonesia melawan tentara Inggris di Surabaya. Saat itu pemerintahan Belanda yang diboncengi oleh tentara Inggris berusaha merebut kemerdekaan Indonesia, dengan melakukan serangan berskala besar yang diawali dengan pengeboman udara ke gedung-gedung pemerintahan Surabaya, penembakan meriam dari darat maupun laut ke seluruh penjuru kota Surabaya yang menjatuhkan banyak korban jiwa. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada tanggal 10 November ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Pahlawan oleh pemerintahan Soekarno.
Saat ini setelah 70 tahun kemerdekaan, bangsa Indonesia tidak lagi menghadapi situasi perang. Yang menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa akibat perang serta melahirkan sejumlah tokoh-tokoh yang dianggap sebagai pahlawan. Pahlawan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki pengertian sebagai orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran atau pejuang yang gagah berani. Dengan pemahaman tersebut, maka sebenarnya jutaan petani di negeri ini telah menjadi pahlawan sejati. Petani menjalani banyak pengorbanan dalam usahanya memenuhi kebutuhan pangan seperti menghadapi hama wereng, banjir dan kekeringan, juga fluktuasi harga pasar yang sering kali tidak memihak. Petani juga menunjukan keberanian nya dalam menghadapi resiko seperti gagal panen, puso, hingga mengalami kerugian. Usaha tersebut dilakukan demi membela kepentingan rakyat yang membutuhkan asupan gizi yang cukup dan membantu pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional.
Dengan demikian sudah sepantasnya petani memperoleh kesejahteraan dan perhatian dari berbagai pihak baik pemerintah, lembaga, maupun masyarakat. Untuk itu PT Kubota Indonesia selalu berusaha memberikan kemudahan bagi petani dengan menghadirkan produk mekanisasi pertanian, yang mampu meringkankan pekerjaan petani dalam mengelola lahan dan meningkatkan hasil pertanian, serta memberikan pengetahuan melalui pelatihan-pelatihan bagi operator mesin pertanian ataupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Selamat Hari Pahlawan, Petani Pahlawan Pangan.
