Negara Produsen Kubota Genuine Part
Dikirim pada : 31.01.2019 | oleh : alina

Kubota Corporation Jepang merupakan salah satu produsen mesin diesel tipe kecil terbaik di dunia, sejak tahun 1923 Kubota Corporation telah melakukan penelitian dan pengembangan untuk membuat mesin pertanian dan industri yang dipasangkan untuk berbagai macam aplikasi. Salah satu line up produknya adalah mesin diesel horizontal (HDE) yang dikembangkan di dua negara yakni Indonesia melalui PT Kubota Indonesia (PTKI) dan Thailand melalui Siam Kubota Corporation (SKC).
Produksi HDE di Indonesia dan Thailand pada awalnya menggunakan seluruh komponen (sparepart) dari Jepang berupa completely knockdown (CKD), namun untuk menekan biaya produksi dan mendukung pemerintah untuk peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Kubota Corp mengijinkan pembuatan komponen di negara lokal yang sesuai standar dan instruksi dari Kubota Engine Engineering Department (EED), sehingga semua komponen / genuine sparepart Kubota dari Indonesia, Jepang dan Thailand memiliki kualitas yang sama-sama unggul. Hal ini dibuktikan dengan adanya trading internasional Kubota Genuine Part yakni part buatan Indonesia diekspor ke Thailand dan Jepang begitupun sebaliknya. Oleh karena itu Kubota Genuine Part yang beredar di pasar Indonesia memiliki tiga perbedaan Made In yakni Made In Indonesia, Made In Japan dan Made In Thailand. Meskipun demikian PTKI terus berusaha meningkatan prosentase tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang saat ini mencapai rata-rat 40% untuk produk Kubota HDE.
Jika Mesin Kubota Mengeluarkan Asap Pekat, Segera Lakukan Ini !
Dikirim pada : 31.01.2019 | oleh : alina

PT Kubota Indonesia kerap menerima laporan konsumen yang panik ketika mesin diesel Kubota yang dimilikinya mengeluarkan asap pekat baik hitam maupun putih pekat. Mesin diesel Kubota yang dalam keadaan baik sewajarnya hanya mengeluarkan asap berwarna abu-abu atau cenderung tidak berwarna. Apabila mesin diesel Kubota mengeluarkan asap pekat, kemungkinan terjadi hal-hal berikut :
- Nozzle sudah aus ataupun tersumbat, hal ini bisa disebabkan karena penggunaan mesin rpm rendah atau dibawah 1000 rpm. Penggunaan rpm rendah ini menyebabkan pembakaran pada ruang bakar tidak sempurna yang menimbulkan kerak atau sisa pembakaran yang menempel pada nozzle dan menyebabkan penyumbatan pada nozzle. Selain itu tekanan pengabutan nozzel yang turun akibat spring nozzel sudah yang lemah
- Ringpiston atau seher sudah aus karena perawatan yang kurang baik di saringan udara, ruang bakar akan mudah kemasukan kotoran atau debu yang mengakibatkan Ring Piston/Seher cepat aus
- Mesin pernah terguling yang menyebabkan ruang bakar mesin kemasukan air melalui saringan udara atau biasa disebut dengan water hammer, hal ini mengakibatkan Connecting Road (conrod) atau Stangshekher bengkok.
Untuk mengatasi hal-hal tersebut, segera lakulan hal berikut ini :
- Penyumbatan pada nozzle dapat diatasi dengan melakukan gas secara berulang-ulang pada mesin setelah selesai digunakan untuk bekerja. Pada gas-gas awal akan muncul asap berwarna hitam pekat namun tidak perlu khawatir, lakukan terus gas-gas mesin hingga asap berwarna putih sampai abu-abu atau cenderung tidak berwarna yang menandakan bahwa pembakaran mesin telah sempurna
- Namun jika terjadi keausan pada nozzle harus segera dilakukan penggantian, nozzle yang sudah aus dapat menyebabkan penyemprotan solar ke ruang bakar tidak maksimaldan berakibat pada tenaga mesin yang kurang. Standar tekanan nozel tipe direct 220 sd 230 kg/cm2 tipe TVCS 140 s/d 150 kg/cm2
- Begitupun dengan keausan pada Ringpiston / Seher yang harus segera dilakukan penggantian, perhatikan juga perawatan saringan udara dengan rutin melakukan pengecekan saringan udara harus terisi oli sebanyak 100 cc setiap akan bekerja
- Sedangkan untuk mesin yang terguling spare part yang perlu diganti dan dicek antara lain : Conrod / Stangshekher, Gasket Cyl Head, Piston dan Ring Piston / Ring Shekher. Apabila terjadi kerusakan segeralah lakukan penggantian dan selalu gunakanlah spare part asli agar tenaga mesin bisa pulih seperti semula.